AKSI NYATA 1.3
TIAS SIWI NOVITALIA, S.Pd., M.Pd.
CGP ANGKATAN 2
KAB. PURWOREJO
A.
LATAR BELAKANG
Pandemic Covid-19
berdampak langsung pada sector pendidikan yaitu berlakunya pembelajaran dari
rumah (BDR). Pembelajaran jarak jauh (daring) memaksa guru sebagai
pendidik bertanggungjawab atas keberlangsungan pembelajaran
disekolah. Pembelajaran dimasa pandemi seperti saat sekarang ini
membutuhkan inovasi, kreatifitas dan motivasi seorang guru dalam
proses pembelajaran sangat mempengaruhi semangat belajar peserta
didik. Sudah dapat dipastikan muncul perasaan jenuh dan bosan, hal ini inilah
yang menyebabkan peserta didik tidak bersemangat dalam mengikuti pembelajaran
online.
Munculnya rasa jenuh
dan bosan mengharuskan seorang guru menciptakan sebuah pembelajaran yang
kreatif, inovatif, bervariasi, menarik, dan dapat menumbuhkan semangat dan
partisipasi aktif peserta didik. Pendidikan karakter selama Belajar dirumah
(BDR) juga harus menjadi perhatian penting bagi guru. Menerapkan pendidikan
yang berprofil pancasila (penjelasan profil pelajar pancasila) mewujudkan
merdeka belajar.
B.
DISKRIPSI AKSI NYATA
Dalam pembelajaran
yang sudah saya terapkan dikelas selama daring melalui google
classroom dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan tehadap
tuhan Yang Maha Esa, Siswa diminta memulai kegiatan pembelajaran dengan berdoa
dan mengucapkan salam sebelum memulai pembelajaran. Melatih kedisiplinan siswa
dengan mengingatkan untuk waktu mulai pembelajaran dengan melakukan presensi
dan mengingatkan untuk mengumpulkan tugas tepat waktu dengan membuat tenggat di
GC. Dalam pembelajaran yang saya lakukan selain menggunakan GC saya juga
menggunakan G-Meets. Dalam GC saya membuat kelompok-kelompok diskusi dan
membagi tugas (menggunakan metode PBL). Dalam Google meets suasana pembelajaran
sama dengan pembelajaran Tapka. Saya membagi kelas dalam 6 kelompok
masing-masing terdiri dari 6 orang dan membuat 6 link Gmeets untuk penyelesaian
masalah kelompok. Kemudian diskusi kelompok dilakukan di link meets utama.
Disitu siswa diskusi presentasi bertanya, mengemukakan pendapat denga saling
menghargai.
Dalam pembelajaran
juga terdapat kolaborasi (gotong- royong) dengan orang tua melalui WA Group
dengan mengkomunikasikan kegiatan pembelajaran dengan orang tua
siswa.Kolaborasi antar siswa dilakukan dengan cara membuat kelompok-kelompok
diskusi untuk memecahkan suatu masalah bersama kelompok masing-masing yang
dibagikan melalui GC.Ide, gagasan, inivasi, keratifitas dan
penguasaan IT siswa bisa dilihat dari hasil karya penugasan kelompok atau
mandiri dalam bentuk tulisan, audio ataupun video.Siswa dapat menunjukkan sikap
menghargai dan menghormati guru dan sesama siswa pada saat berlangsungnya
diskusi presentasi melalui Google Meets. Pada saat siswa bertanya dan
mengemukakan pendapat dapat dinilai sifat berpikir dan bernalar kritis.
C.
HASIL AKSI NYATA
Saat pembelajaran
berlangsung siswa sangat antusias dan semangat belajar melalui GC dan
Googlemeets. Dilihat dari presensi siswa menggunakan GC kehadiran
siswa sesuai dengan jam KBM dan dari hasil penugasan juga disampaikan tepat
waktu sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan. Hasil penugasan juga sangat
variatif dan kreatif.
Pada saat
meets siswa secara berkelompok mempresentasikan hasil diskusi secara
bergantian, siswa menanggapi hasil kelompok lain dan bertanya kepada kelompok
lain dengan antusias dan tertib serta saling menghargai satu sama lain.
D.
RENCANA PERBAIKAN
Didalam kegiatan pembelajaran masih ada beberapa
kendala diantaranya :
1. sinyal kadang-kadang hilang
2. belum semua bisa berpastisipasi aktif
3. masih ada siswa yang belum mengukuti meets karena susahnya
komunikasi dengan siswa dan orangtua siswa.
4. Keterbatasabn kuota
Rencana perbaikan kedepannya untuk mengurangi
kendala-kendala teknis dilakukan dengan :
1. Membuat perencanaan pembelajaran yang lebih efektif
2. Mengefektifkan komunikasi orang tua memalui WA Group (guna
pengawasan proses kbm)
3. Mengkomunikasikan jadwal diskusi melalui meets sehingga siswa
sudah mempersiapkan diri (baik kuota dan waktu kehadiran)
4. Menyampaikan materi pembelajaran di GC sebelum beberapa hari
sebelum KBM sehinnga siswa sudah mempelajri terkebuh dahulu.
5. Jika dimungkinkan mengusulkan ke pihak sekolah untuk menambah
bantuan kuota ke siswa
No comments:
Post a Comment